Kunci Pembangunan Bangsa, Gubernur Al Haris: Akhlak dan Moral Generasi Muda

oleh -4 Dilihat
oleh
Gubernur Jambi Al Haris.

SWARAJAMBI.NET,JAMBI — Gubernur Jambi Al Haris mengemukakan, pembangunan tidak cukup membangun gedung-gedung yang bagus dan megah. Tetapi yang lebih penting membangun akhlak mukarimah anak-anak, membangun karakter dan moral generasi muda karena ini warisan yang akan melanjutkan pembangunan bangsa ini. Hal tersebut dikemukakannya saat

Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Jambi 1447 Hijriah bersama Masyarakat Kota Jambi di Masjid Al-Ikhlas. Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi, Kamis (26/2/2026) malam.

Gubernur Al Haris mengatakan, momentum bulan ramadan menjadi salah satu kesempatan berharga bagi Pemerintah Provinsi Jambi untuk menguatkan silaturahmi dengan masyarakat, menciptakan sinergi dan keharmonisan antara pemerintah daerah, ulama dan masyarakat. Yang menjadi modal penting bagi keberlanjutan pembangunan yang memajukan dan mensejahterakan seluruh masyarakat.

“Tentunya pembangunan tidak bisa berjalan sendiri hanya dengan kerja pemerintah saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki peran masing-masing untuk turut andil dalam upaya pembangunan daerah. Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Kota Jambi akan terus berkolaborasi menciptakan keyamanan bagi masyarakat, sesuai dengan Kota Jambi bahagia,” kata Gubernur Al Haris.

“Kota Jambi merupakan barometernya Provinsi Jambi, meskipun kita mempunyai 9 kabupaten 2 kota, wajah awal yang dilihat orang Kota Jambi nya, bila kotanya bersih, masyarakatnya murah senyum dan baik, terhadap semua orang, ini sudah membuat kesan baik bagi semua, dan sudah menutupi kabupaten lain,” lanjutnya.

“Kemaren saya di Jakarta saya dapat info, bahwa Provinsi Jambi, ada penilaian bahwa anak-anak di Provinsi Jambi ada yang kurang mendapatkan kasih sayang dari ayah (fatherless). Ini berisiko mengalami dampak psikologis, emosional, dan perilaku yang signifikan, seperti rendah diri, kecemasan, kesulitan bersosialisasi, agresivitas, hingga masalah yang memengaruhi karakter dan kemandirian anak kedepannya,” ujarnya.

Gubernur Al Haris menyebut sekitar 24,80 persen anak di Jambi masuk kategori kehilangan figur ayah atau fatherless.

“Dari 100 anak, sekitar 24 anak kehilangan figur ayah. Ini harus menjadi perhatian kita bersama. Peran RT dan lingkungan sangat penting untuk membimbing mereka agar tidak terjerumus pada kenakalan remaja,” tegasnya.

Pada sesi wawancara dengan rekan-rekan media Gubernur Al Haris kembali menyampaikan bahwa safari ramadan harus dioptimalkan sebagai sarana komunikasi dan penyerap aspirasi langsung masyarakat. Selain itu kegiatan safari ramadan ini juga harus menjadi jembatan yang menghubungkan pemerintah dan masyarakat untuk berdialog secara langsung, menjadi media bagi pemerintah untuk mendengar dengan saksama.
“Tentunya pembangunan tidak bisa berjalan sendiri hanya dengan kerja pemerintah saja. Seluruh komponen masyarakat memiliki peran masing-masing untuk turut andil dalam upaya pembangunan daerah,” sebutnya.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.