JFT 2026 , Gubernur Al Haris Bangga Karya Desainer Lokal

oleh -27 Dilihat
oleh

SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Gubernur Jambi, Al Haris, menghadiri Jambi Elok Nian malam apresiasi sekaligus Jambi Fashion Trend (JFT) 2026 yang digelar di Anjungan Provinsi Jambi, Taman Melayu Jambi, Sabtu (17/1/2026) malam.

Kegiatan ini menjadi panggung prestisius bagi pelaku fashion lokal untuk menampilkan karya terbaik berbasis budaya Jambi.

Pembukaan JFT 2026 berlangsung meriah dan dihadiri sejumlah pejabat penting, di antaranya Ketua DPRD Provinsi Jambi, Sekretaris Daerah Provinsi Jambi, Ketua TP PKK Provinsi Jambi, Wakapolda Jambi, para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Jambi, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Jambi, Kepala OJK Perwakilan Jambi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Imron Rosyadi, Kadis Kominfo Ariansyah, Kepala Dinas PUPR Muzakir, serta jajaran kepala OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.

Dalam sambutannya, Gubernur Al Haris menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan hari jadi Provinsi Jambi ke-69. Ia berharap ke depan pelaksanaan event serupa dapat disinergikan dan digelar lebih terkoordinasi.

“Ini bagian dari rangkaian HUT. Kedepan, saya minta kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan berdekatan agar lebih efektif dan meriah,” ujar Al Haris.

Al Haris juga mendorong agar pada penyelenggaraan JFT tahun mendatang, setiap kabupaten dan kota di Provinsi Jambi mengirimkan perwakilan desainer dengan menampilkan motif batik Jambi yang dikemas dengan inovasi dan tampilan baru.

“Kita ingin industri batik Jambi ke depannya semakin bagus. Saat ini sudah banyak masyarakat yang menggunakan batik Jambi, dan dengan adanya event seperti ini tentu akan menumbuhkan gairah para desainer,” katanya.

Gubernur juga mengaku bangga dengan kualitas karya desainer Jambi yang dinilainya tidak kalah dengan desainer dari luar daerah dan telah mampu bersaing di tingkat nasional.

“Saya bangga, desainer Jambi ini tidak kalah dengan desainer luar Jambi. Karya-karyanya sudah bisa bersaing di tingkat nasional,” ungkapnya.

Ia pun berpesan agar para desainer tetap menjunjung tinggi nilai dan etika Melayu Jambi dalam setiap karya busana yang ditampilkan.

“Buatlah pakaian atau busana dengan etika Melayu Jambi, sehingga penonton bisa menikmati keindahan karya tersebut,” pungkas Al Haris.

Melalui Jambi Fashion Trend 2026, Pemerintah Provinsi Jambi berharap industri kreatif, khususnya sektor fashion, terus berkembang dan menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah sekaligus sarana pelestarian budaya lokal.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.