SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Adu jotos oknum guru dan sejumlah siswa yang terjadi di SMK Negeri 3 Kabupaten Tanjab Timur viral di media sosial.
Dari video yang beredar luas selama 50 detik itu, awalnya oknum guru itu sempat menyampaikan perkataan lewat mikrofon. Kemudian terlibat adu argumen dengan beberapa siswa.
Dari cekcok mulut tersebut diduga berujung dengan aksi pengeroyokan terhadap guru oleh sejumlah siswa.
Berdasarkan informasi yang berkembang di media sosial, insiden ini diduga dipicu oleh ucapan guru yang dinilai menyinggung perasaan siswa.
Guru tersebut disebut-sebut melontarkan kalimat yang mengaitkan kondisi ekonomi orang tua murid dengan sebutan “miskin”, sehingga memancing emosi dan reaksi keras dari para siswa.
Pihak guru yang menyaksikan kemudian meleraikan perkelahian itu dengan membawa oknum guru tersebut masuk ke dalam ruangan.
Bukannya reda, aksi keributan oknum guru dan siswa pun berlanjut kembali.
Tak hanya itu, beredar pula video lanjutan pascakejadian, yang memperlihatkan guru bersangkutan diduga mengejar siswa yang mengeroyoknya dengan membawa senjata tajam jenis celurit. Hingga akhirnya dapat dilerai kembali.
Dinas Pendidikan Provinsi Jambi telah mendalami informasi soal insiden keributan antara guru dan siswa itu. Pihak Disdik juga telah meminta informasi lengkap untuk kemudian akan mengambil sikap
“Kita sudah minta penjelasan dari kepsek, hari ini sudah dilakukan mediasi duduk bersama Forum Komunikasi kecamatan, ada camat, lurah, kapolsek dan para siswa serta majelis guru,” kata Kepala Bidang SMK Disdik Provinsi Jambi, Harmonis,Rabu (14/1/2026).
Harmonis juga menyampaikan bahwa pihak Disdik tentu tidak tinggal diam atas insiden yang dinilai mencederai dunia pendidikan dan mencoreng etika pendidik. Harmonis juga menyayangkan insiden itu dan berharap tidak menjadi contoh buruk bagi sekolah lain dan tidak terulang kembali.
“Kita juga sangat menyayangkan dan Prihatin atas kejadian semacam ini semoga ke depan tidak terulang lagi hal-hal semacam ini,” ujarnya.(*)
Pewarta: Rijal







