Wawako Diza Dorong Mahasiswa UNJA Berkontribusi dalam Ekonomi Kreatif dan Kepemimpinan

oleh -596 Dilihat
oleh

SWARAJAMBI.NET,JAMBI – Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha kembali menjadi narasumber utama dalam kegiatan Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Protokoler Universitas Jambi tahun 2025. Kegiatan yang mengusung tema “Behind The MIC, Beyond The Stage” ini digelar pada Jumat (12/9/2025).

Sebagai sosok yang dikenal inspiratif bagi generasi muda, kehadiran Diza tidak hanya memberikan wawasan mengenai dunia keprotokolan, tetapi juga motivasi serta nilai-nilai kepemimpinan yang dapat menjadi bekal penting bagi mahasiswa dalam mengembangkan diri dan karier di masa depan.

Berlangsung di UNIFAC Auditorium, Universitas Jambi, Kampus Mendalo, Kabupaten Muaro Jambi. Kegiatan Diklatsar UKM Protokoler Universitas Jambi ini dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Jambi Prof. Dr. Fauzi Syam, S.H., M.H., dengan turut menghadirkan dua orang narasumber lainnya. Yaitu: Oktraria Dwi Putri, S.Pd., M.Pd., selaku Pembina UKM Protokoler dan Mila Martina, S.Pd., selaku Demisioner UKM Protokoler.

Wakil Wali Kota JambiDiza Hazra Aljosha, menekankan pentingnya peran protokoler sekaligus peran strategis generasi muda dalam pembangunan. Ia juga memaparkan berbagai program Pemerintah Kota Jambi dalam rangka memanfaatkan bonus demografi, di mana lebih dari 52 persen penduduk Kota Jambi merupakan generasi muda, mulai dari Milenial, Gen Z, hingga Gen Alpha.

“Protokoler tidak hanya bertugas mengatur jalannya acara di lapangan, tetapi juga memastikan seluruh rangkaian sebelum dan sesudah kegiatan berjalan baik. Dalam pemerintahan dan birokrasi, fungsi ini menjadi bagian yang sangat penting dan membutuhkan ketelitian,” ungkap Diza.

Ia menambahkan, seorang protokoler dituntut memiliki ketekunan, fokus, serta menjunjung tinggi etika dan adab. Menurutnya, nilai-nilai tersebut juga harus menjadi karakter utama generasi muda di masa mendatang. “Etika dan adab harus menjadi fondasi, disamping penguasaan ilmu pengetahuan,” tegasnya.

Kata Wawako, dari 11 program unggulan Kota Jambi Bahagia, beberapa di antaranya secara khusus memprioritaskan generasi muda sebagai leading sector agen perubahan, terutama dalam pengembangan ekonomi kreatif.

“Salah satunya adalah BALIKAT (Balai Latihan Kerja Tematik) yang memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengikuti pelatihan dan memperoleh keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri maupun dunia kerja, di bawah pembinaan Pemerintah Kota Jambi,” terangnya.

Selain itu, Pemerintah Kota Jambi juga menghadirkan RUMEL (Ruang Milenial), sebuah wadah untuk mencetak generasi muda yang tangguh, kreatif, dan berdaya saing, sekaligus berkontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah. Saat ini, RUMEL dipusatkan di kawasan Terminal Rawasari, Pasar Jambi, yang juga menjadi langkah strategis dalam menghidupkan kembali kawasan kota tua pasar dari sisi ekonomi.

Lebih lanjut, Diza menjelaskan bahwa Pemkot Jambi turut menggulirkan program BANK HARKAT (Bantuan Kelompok Usaha Masyarakat) sebagai upaya mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Dalam hal ini, kami juga mendorong peran generasi muda untuk memanfaatkan program tersebut. Selama ini, pelaku UMKM di Kota Jambi mayoritas diisi oleh kaum ibu. Maka dari itu, generasi penerus harus hadir dengan sikap kreatif, inovatif, produktif, adaptif, serta memiliki jiwa kepemimpinan untuk menjawab tantangan di era Society 5.0,” tegas Diza.(*)

 

Pewarta: Rizal

No More Posts Available.

No more pages to load.