Prabowo Berupaya Keras Turunkan Lagi Biaya Haji

oleh -173 Dilihat
oleh
Presiden RI Prabowo Subianto meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umroh di Terminal 2F, Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) pada Minggu (4/5/2025). F:Antara

SWARAJAMBI.NET – Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto menyatakan pemerintah akan berusaha sekeras tenaga untuk menurunkan biaya haji. Menurutnya banyak masyarakat yang sudah menabung dan menunggu lama untuk melakukan ibadah ini.

Hal tersebut disampaikan Presiden RI saat meresmikan Terminal Khusus Haji dan Umroh di Terminal 2F, Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) pada Minggu (4/5/2025).

Presiden Prabowo mengatakan, jamaah haji dan umroh dari Indonesia jumlahnya mencapai lebih dari 2 juta orang dalam satu tahun, bahkan mendekati 2,2 juta orang jumlahnya. Pada puncaknya bisa mencapai 12 ribu orang per hari yang berangkat ke Tanah Suci.

“Ini sesuatu yang sangat besar, mungkin kita yang terbesar di dunia ya, dari seluruh umat Islam mungkin Indonesia yang paling besar rombongan haji dan umrohnya,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pemerintah ingin memberi pelayanan yang terbaik kepada jamaah haji Indonesia. Pemerintah mengerti banyak jamaah haji Indonesia sudah lanjut usia (lansia). Sehingga jamaah haji benar-benar harus diurus dengan baik.

“Sehingga pemerintah kita khususnya di bawah kepemimpinan saya akan berusaha sekeras tenaga untuk memberi pelayanan terbaik, juga kita berjuang keras untuk menurunkan biaya haji semurah-murahnya yang kita mampu,” ujar Presiden Prabowo.

Sehubungan dengan itu, Presiden Prabowo meminta kepada menteri agama, dan kepala badan penyelenggara haji, dibantu penasehat khusus presiden bidang haji untuk koordinasi sebaik-baiknya, duduk bersama serta mencari solusi guna mengurangi ongkos haji.

Presiden Prabowo mengungkapkan sudah meminta waktu untuk bertemu pimpinan Negara Arab Saudi. Tujuannya untuk membahas upaya pemerintah Indonesia membangun suatu perkampungan Indonesia di Tanah Suci yang dekat dengan Masjidil Haram.

Sebelumnya, Presiden RI menyampaikan rencana tersebut telah disampaikan kepada Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi, Pengeran Muhammad bin Salman.

“Dan reaksi beliau (Putra Mahkota Kerajaan Arab Saudi) waktu itu cukup positif, beliau sampaikan mari direncanakan secara teknis dengan baik,” ujar Presiden Prabowo.(*)

 

 

Sumber: Berbagai sumber

 

No More Posts Available.

No more pages to load.