SWARAJAMBI.NET, MERANGIN – Bupati Merangin H M Syukur bersama keluarga berwisata ke Objek Wisata Air Terjun Muara Karing (Makaring). Objek wisata tersebut berada di kawasan Geopark Merangin, Desa Air Batu, Kecamatan Renah Pembarap, menjadi pilihan utama bupati bersama keluarga mengisi liburan Hari Raya Idul Fitri 1446 H.
Saat bupati mengunjungi objek wisata air alami itu, tanpak ramai pengunjung. Mereka datang dari berbagai penjuru kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Bahkan pengunjung ada yang datang dari provinsi tetangga, Sumbar dan Sumsel.
‘’Alhamdulillah terimakasih telah berkunjung ke Ojek Wisata Air Terjung Muara Karing. Selamat menikmati wisata alam yang menyenangkan ini,’’ujar Bupati kepada sekelompok pengunjung yang mengaku dari Kota Jambi.
Bupati yang saat itu ikut basah-basah menapaki air yang mengalir bening di napal-napal objek wisata yang memiliki beberapa tingkatan air terjun itu, terus menemui kelompok-kelompok pengunjung yang asyik bermain air di objek wisata itu.
Sesekali bupati merendamkan tangannya, kemudian merapatkan jari-jari tangannya di dalam air lalu dengan cepat membangkitkan tangannya ke atas, sehingga air dari telapak tangannya terlempar ke atas menciptakan rintik hujan buatan.
Diakui bupati, Air Terjun Muara Karing memang cukup unik. Terdapat batu-batu sungai yang membentuk seperti tingkatan dan pecahan yang sangat teratur. Debit Air Terjun Muara Karing dipengaruhi kondisi cuaca.
‘’Ketika musim penghujan debit air terjun ini akan semakin besar dan saat musim kemarau, batuan akan semakin banyak terlihat dipermukaan karena airnya mengering,’’terang Bupati.
Dikatakan bupati, Objek Wisata Mangkaring sudah cukup bagus, berbagai fasilitas penunjang seperti toilet, sarana parkir dan jalan setapak yang baru sudah dibangun, sehingga pengunjung tidak hanya berkumpul di satu titik, tapi menyebar.
‘’Nanti masih butuh polesan lagi, apalagi itu di samping bangunan yang baru sudah longsor dan masih kurang penempatan tong-tong sampah, sehingga masih ada sampah yang berserakan,’’jelasnya.
Objek-objek wisata yang dimiliki Kabupaten Merangin terang bupati, sebenarnya sudah luar biasa. Tinggal menatanya saja dengan baik, dikemas dengan baik keasriannya, alaminya dan ditambah kebersihannya.
Orang yang berkunjung merasa nyaman, tentram, damai, tidak ada pungutan-pungutan liar, dengan kondisi itu bupati yakin akan banyak wisatawan berkunjung ke Merangin dan orang Merangin tidak akan keluar daerah untuk berwisata.(*)






