SWARAJAMBI.NET, MUARABUNGO-Jalan Lintas Sumatera di Kabupaten Bungo mengalami longsor sepanjang 10 meter akibat luapan air Sungai Tukum pada Minggu (2/3/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.
Insiden ini mengakibatkan lumpuhnya jalur transportasi dari Jujuhan ke Sungai Rumbai, serta satu rumah warga dilaporkan ambruk akibat longsoran tanah.
Menanggapi kejadian ini, Bupati Bungo H. Mashuri langsung meninjau lokasi bersama Kapolres Bungo serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bungo. Mereka melihat langsung kondisi jalan yang terputus dan dampak yang ditimbulkan.
“Kami bersama pihak Balai Jalan serta Kapolres Bungo meninjau langsung longsoran di Jalan Lintas Sumatera ini. Kami sudah membahas dua alternatif solusi, yaitu membangun jembatan bailey atau membuat box culvert. Pengerjaannya diperkirakan memakan waktu lima hari,” ujar Bupati Mashuri saat diwawancarai di lokasi.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan jalur alternatif bagi kendaraan yang terdampak kemacetan akibat longsor ini.
Kendaraan roda empat dapat melalui Jalan Padang Lama masuk Rimbo Bujang
Kendaraan besar diarahkan melewati Jalan Kerinci tembus Padang
Kendaraan roda empat kecil bisa melalui beberapa rute alternatif seperti Pulau Batu, Rantau Panjang, atau Penual tembus Simpang Rajo hingga Sungai Rumbai dengan catatan jalur tersebut bisa dilalui jika tidak terjadi banjir di Kampung Pangean Ujung Tanjung.
Saat ini, arus lalu lintas di Jalan Lintas Sumatera dari Jujuhan ke Sungai Rumbai lumpuh total. Kemacetan panjang pun tidak dapat dihindari akibat putusnya jalan utama tersebut.
Pihak terkait terus melakukan upaya penanganan darurat untuk memulihkan akses jalan secepat mungkin. Masyarakat diimbau untuk mengikuti jalur alternatif yang telah disiapkan dan tetap berhati-hati dalam perjalanan.(*)
Pewarta: Lidia







