SWARAJAMBI.NET, JAMBI – Gelandangan dan Pengemis (Gepeng) serta anak punk kini menjadi masalah baru di Kota Jambi. Pada beberapa titik, mereka bisa ditemukan dengan mudah.
Lantas kapan gepeng ini bisa diatasi agar tidak semakin subur di kota Jambi? Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Jambi, Yunita Indrawati mengaku pihaknya sudah merencanakan untuk melakukan razia dadakan terhadap para gepeng tersebut. Razia akan melibatkan Satpol PP serta tim dari tingkat kecamatan untuk memastikan penanganan yang lebih efektif.
Yunita Indrawati, menyebut langkah tersebut sebagai respons terhadap meningkatnya jumlah gepeng, meskipun sebelumnya telah dilakukan pembinaan dan pemulangan ke daerah asal mereka.
“Kami akan mengambil tindakan lebih tegas dan strategis untuk mengantisipasi kedatangan gepeng dari luar Kota Jambi. Saat ini, kami sedang mematangkan strategi agar mereka tidak kembali lagi,” ujar Yunita pada Jumat (07/03/2025).
Dari hasil pemantauan, ada sekitar 20 titik rawan yang menjadi lokasi utama aktivitas gepeng dan anak punk di Kota Jambi.
Beberapa di antaranya adalah Jelutung, Mayang, Simpang JBC, Simpang Kawat, dan Simpang Rimbo.
Selain gepeng, Pemkot Jambi juga menaruh perhatian pada fenomena anak punk yang jumlahnya terus bertambah.
Meskipun sudah dilakukan pendataan dan penertiban, banyak dari mereka yang berganti dengan individu baru.
“Tren terbaru menunjukkan bahwa banyak anak punk yang datang ke Kota Jambi saat bulan Ramadan. Tahun lalu saja, kami sudah mengamankan sekitar 100 orang. Namun, setelah dilakukan razia, mereka terus berganti dengan yang baru,” jelas Yunita.
Pemkot Jambi berkomitmen untuk menciptakan lingkungan kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Oleh karena itu, Yunita mengimbau warga untuk tidak memberikan uang secara langsung kepada gepeng dan anak jalanan, karena hal tersebut justru mendorong mereka untuk terus kembali ke jalanan.
“Sebagai solusi, warga bisa menyalurkan bantuan melalui lembaga sosial resmi agar lebih tepat sasaran dan membantu mereka keluar dari kehidupan jalanan,” tegasnya.(*)
Pewarta: Rijal







