SWARAJAMBI.NET, BATANGHARI – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) telah membuka pendaftaran seleksi penerimaan anggota melalui jalur Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, dan Tamtama untuk tahun 2025.
Proses pendaftaran berlangsung sejak 5 Februari hingga 6 Maret 2025 dan dilakukan secara daring melalui situs resmi penerimaan Polri.
Pendaftaran sudah dibuka sejak 5 Februari dan akan berlangsung hingga 6 Maret 2025.
“Polri membuka kesempatan bagi siapa saja, putra-putri terbaik bangsa ini untuk menjadi anggota kepolisian melalui jalur Akpol, Bintara, dan Tamtama,” ujar Kabag SDM Polres Batanghari AKP S Harefa, Kamis (13/2/2025).
Ia juga mengajak generasi muda di Kabupaten Batanghari untuk mendaftarkan diri menjadi anggota Polri.
“Ayo anak -anak muda Kabupaten Batanghari, mari bergabung di Korps Bhayangkara, persiapkan diri dan lengkapi administrasi pendaftaran untuk menjadi anggota Polri,” kata AKP Harefa.
“Pendaftaran secara on line. Silahkan buka atau kunjungi Website apip.sdmpoldajambi.com atau penerimaan polri.go.id. Penerimaan polri selalu transparan dan terbuka untuk umum,” lanjutnya.
AKP Harefa juga mengimbau kepada calon peserta agar mempersiapkan diri sebaik mungkin dan selalu mengikuti informasi resmi dari Polri.
“Kami disini (Polres Batanghari) sudah membentuk panitia internal. Saat ini kami menunggu juknisnya lagi,” ujarnya.
“Apabila sudah keluar juknis dari Mabes Polri dan turun ke Polda Jambi, kita disini akan membentuk lagi panitia eksternal yang akan mengawasi proses penerimaan siswa baru polri yang memang sesuai kriteria atau prosedur,” sambungnya.
Peminat yang sudah mendaftar secara online tersebut nantinya akan diverifikasi oleh Panitia. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan rekapan administrasi, data diri, serta berat badan dan tinggi badan.
“Sejauh ini untuk peserta Kabupaten Batanghari belum tahu berapa banyak. Karena mereka mendaftar secara on line. Tugas kami di Polres Batanghari ini apabila ada peserta yang datang ke polres akan kami layani karena kami membantu terkait dalam melengkapi bahan- bahan secara administratif yang benar,” ungkapnya.
Polri menyediakan tiga jalur utama dalam rekrutmen tahun ini, yaitu:
1. Akademi Kepolisian (Akpol)
Jalur ini diperuntukkan bagi lulusan SMA/SMK yang ingin menjadi perwira Polri. Pendidikan di Akpol berlangsung selama 4 tahun dan lulusannya akan menyandang pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA).
2. Bintara Polri
Jalur ini mencakup Bintara Polisi Tugas Umum (PTU), Bintara Brimob, Bintara Polair, serta Bintara dengan keahlian khusus yaitu Bakomsus Tenaga Pendidik (Khusus Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan dan Papua Barat Daya), Bakomsus Gizi, Bakomsus Tata Boga, Bakomsus Tenaga Kesehatan, Bakomsus Siber, Bakomsus Akuntansi, dan Bakomsus Hukum.
3.Tamtama Polri
Jalur ini membuka kesempatan untuk menjadi Bhayangkara Dua (Bharada) yang akan bertugas sebagai Tamtama Brimob dan Tamtama Polair.
Setiap jalur seleksi memiliki persyaratan umum dan persyaratan khusus, termasuk batas usia, tinggi badan, serta tes kesehatan dan psikologi.
“Para peserta akan melewati beberapa tahapan seleksi, yakni verifikasi dokumen dan administrasi, tes akademik dan psikotes, pemeriksaan kesehatan dan kesamaptaan jasman, serta wawancara dan uji kompetensi, ” ujar AKP Harefa.
“Secara nasional, Akpol akan menerima sebanyak 275 orang. Sementara Bintara sebanyak 4000 orang dan Tantama 750 orang,” imbuhnya.
Proses seleksi ini dilakukan secara profesional, transparan, dan akuntabel.(*)
Pewarta: Edwardi






