Perum Bulog Kancab Bungo Salurkan Bantuan Beras ke 37.135 KPM Bungo dan Tebo

oleh -196 Dilihat
oleh

SWARAJAMBI, MUARABUNGO– Perum Bulog Kantor Cabang Muara Bungo mulai menyalurkan bantuan pangan nasional berupa beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) tahap III tahun 2024 kepada 37.135 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo. Hal ini disampaikan oleh Pinca Perum Bulog Kancab Muara Bungo, Ichsan Nurul Hakim.

“Penyaluran bantuan ini telah dimulai sejak 2 Desember 2024 di Kabupaten Bungo dan akan dimulai pada 4 Desember di Kabupaten Tebo. Targetnya, seluruh proses penyaluran rampung pada 8 Desember mendatang,” jelas Ichsan.

Dari total 37.135 KPM, sebanyak 21.124 KPM berasal dari Kabupaten Bungo, sementara 16.011 KPM berasal dari Kabupaten Tebo. Setiap keluarga penerima manfaat akan mendapatkan bantuan beras sebanyak 10 kilogram. Penyaluran ini dilakukan serentak di kedua kabupaten untuk memastikan bantuan dapat diterima tepat waktu.

Ichsan juga menjelaskan bahwa tujuan utama program bantuan pangan ini adalah untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, khususnya bagi keluarga penerima manfaat. Selain itu, program ini bertujuan untuk mengurangi kerawanan pangan, menanggulangi kekurangan pangan dan gizi, menurunkan angka stunting, mengendalikan gejolak harga pangan dan inflasi, serta melindungi produsen dan konsumen.

“Kami berharap program bantuan pangan ini dapat terus berlanjut di masa mendatang sehingga dapat terus membantu meringankan beban pengeluaran para penerima manfaat,” pungkas Ichsan.

Bantuan pangan nasional ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan masyarakat, khususnya di tengah tekanan ekonomi yang dirasakan oleh banyak keluarga. Perum Bulog bersama dengan pemerintah daerah terus berupaya memastikan program ini berjalan lancar dan tepat sasaran.

Dengan rampungnya penyaluran tahap III ini, diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat di Kabupaten Bungo dan Kabupaten Tebo, sekaligus membantu menciptakan stabilitas ekonomi lokal di wilayah tersebut.(*)

Pewarta: Lidia

 

No More Posts Available.

No more pages to load.