Tinggal Dua Bulan Lagi, Realisasi PAD Kabupaten Batanghari Masih Minim

oleh -294 Dilihat
oleh
Muhammad Ghafara Liano

SWARAJAMBI, BATANGHARI – Capaian realisasi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Batanghari tahun 2024 masih minim atau rendah.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Penagihan dan ADM Pendapatan Pajak dan Retribusi Daerah Bakeuda Kabupaten Batanghari Muhammad Ghafara Liano kepada wartawan, Jumat (15/11/2024).

Ghafara mengatakan bahwa terget capaian PAD untuk tahun 2024 yang dianggarkan sebesar Rp 258 miliar. Sedangkan realisasi penerimaannya baru mencapai Rp 98,541 miliar sampai dengan 31 Oktober 2024.

“Dengan persentase 38 persen. Karena itu kami akan terus mengoptimalkan realisasi PAD tahun 2024 ini,” ujar Ghafara.

Dari realisasi tersebut Ghafara kembali mengatakan hasil itu mendekati realisasi PAD tahun 2023 lalu. Yang mana realisasi PAD tahun 2023 yakni sebesar Rp 138,96 miliar.

“Mungkin bisa mengejar dengan target sebelumnya, karena masih ada waktu dua bulan lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan persentase yang paling banyak realisasi PAD yakni di pajak penerangan jalan dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

” Persentase paling banyak ada di pajak penerangan jalan sebesar Rp 13,2 miliar, kemudian dari BPHTB sebesar Rp 3,8 miliar dan pajak restoran 1,69 miliar,” terangnya.

Masih kata Ghafara, meski realisasi PAD tahun 2024 kategori masih minim, namun pihaknya tetap berupaya maksimal untuk melebihi realisasi PAD tahun 2023.

” Untuk dua bulan terakhir di tahun 2024 ini bisa mencapai target minimal melebihi realisasi PAD tahun 2023 lalu,” pungkasnya.(*)

 

Pewarta: Edwardi

 

No More Posts Available.

No more pages to load.