SWARAJAMBI, BATANGHARI – Meski acara pengukuhan Tim Relawan Super Tangguh Fadhil-Bakhtiar baru akan berlangsung beberapa jam lagi, namun sejak ba’da Jumat, sekira pukul 14.00 Wib, aliran massa dari seluruh desa dan kelurahan se Kecamatan Muara Bulian terus berdatangan ke Alun-Alun Batanghari di Kota Muara Bulian.
Pantauan di lokasi acara, ribuan kursi yang disiapkan panitia di jejeran puluhan tenda, telah dipenuhi oleh warga.
Sekira pukul 15.00 Wib, Jumat (8/11/2024), Rombongan dari paslon Fadhil-Bakhtiar beserta istri tiba di alun-alun Batanghari yang lama dikenal dengan sebutan lapangan garuda. Ribuan warga yang menanti kedatangan Fadhil-Bakhtiar langsung menyambut kedatangan pemimpin fenomenal di Provinsi Jambi ini. Mereka meneriakkan yel-yel kemenangan Fadhil-Bakhtiar, bahkan ada yang nekat mendekati Fadhil-Bakhtiar untuk sekadar berjabat tangan dan berswafoto.
Pantauan di lokasi acara, atraksi dua pesilat profesional bersenjatakan tongkat menyambut kedatangan paslon Fadhil-Bakhtiar beserta istri dan rombongan, di alun-alun Batanghari, sekira pukul 15.00 Wib, Jumat (8/11/2024).
Atraksi berbahaya ini diperagakan ketika Fadhil Arief dan H Bakhtiar tiba di lokasi acara, diiringi puluhan tim kompangan.
Sontak saja, ribuan warga yang menyambut kedatangan paslon nomor urut dua ini, terpukau oleh atraksi pesilat super tangguh ini.
Pengamatan di lapangan, sedikitnya dua ribu relawan Super Tangguh hadir di lapangan garuda yang kini dikenal sebagai alun-alun Batanghari.
Acara dimulai dengan rangkaian pembukaan seremonial, hingga prosesi pengukuhan Tim Relawan Super Tangguh Fadhil-Bakhtiar yang langsung dilantik oleh Fadhil Arief dan H Bakhtiar.
Sebelumnya, seorang tokoh masyarakat Muara Bulian, Ustadz Rijal menyampaikan kata sambutan. Di kesempatan itu, Ustadz Rijal mengisahkan
“Kita dengan tekad yang sama datang ke lapangan ini, untuk bersama-sama berjuang memenangkan bapak Fadhil Arief dan H Bakhtiar. Bapak ibu, kita semua membutuhkan pemimpin, dan kita mengharapkan agar pak Fadhil dan Pak Bakhtiar menjadi pemimpin di Kabupaten Batanghari hingga lima tahun ke depan. Kita semua yakin, kepemimpinan beliau tidak hanya memikirkan diri sendiri dan golongan, tapi sudah terbukti bahwa beliau lebih mementingkan masyarakat Kabupaten Batanghari,” ungkap ustadz Rijal.
Di kesempatan itu pula, dihadapan ribuan relawan yang hadir, Ketua koalisi partai politik pengusul paslon Fadhil-Bakhtiar, H Erpan saat memberikan orasi politik mengajak semua anggota dewan yang hadir, berdiri di sampingnya.
Erpan mengungkapkan keistimewaan paslon Fadhil-Bakhtiar, yang menjadi alasan mengapa semua parpol di parlemen mengusung paslon Fadhil-Bakhtiar di Pilkada Batanghari ini. Kata Erpan, hal ini dikarenakan dari hasil survey semua parpol, paslon Fadhil-Bakhtiar ini mencapai angka lebih dari 85 persen. ” Faktor kedua mengapa parpol memilih Fadhil-Bakhtiar karena pasangan ini menepati janjinya kepada rakyat dengan cara menunaikan 36 janji politiknya. Paling istimewa adalah soal keharmonisan antara keduanya selama menjabat bupati dan wakil bupati, hingga kini kembali mencalonkan diri dalam satu paket paslon. Bapak ibu semua, ini adalah sejarah baru di Kabupaten Batanghari,” ungkap Erpan.
Katanya, ada 11 pilkada serentak di Provinsi Jambi. Hanya di Kabupaten Batanghari satu pasangan calon, sementara di daerah lain ada dua sampai lima pasangan calon. “Hal ini bukan karena Fadhil-Bakhtiar ini banyak uang sehingga mampu memborong partai, atau ada donatur kuat di belakang, itu salah besar bapak-ibu. Hasil survey sebelum pilkada, Fadhil-Bakhtiar ini angkanya mencapai 85 persen lebih. Artinya, tingkat kepuasan masyarakat terhadap kepemimpinan Fadhil-Bakhtiar selama menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Batanghari sangat tinggi. Hal ini yang menyebabkan tidak ada calon lain yang maju, sehingga 9 partai di parlemen akhirnya hanya mengusung satu kandidat yaitu paslon Fadhil-Bakhtiar,” papar H Erpan.
Orasi politik yang sangat dinanti-nantikan itu pun tiba. Fadhil Arif dan H Bakhtiar menyampaikan orasi politik di hadapan ribuan relawan Super Tangguh.
“Bapak ibu semua, kita adalah bagian dari sejarah di Kabupaten Batanghari. Saat ini di Kabupaten Batanghari menjadi satu-satunya di Provinsi Jambi yang calonnya hanya satu pasang. Ini tercipta bukan kehendak kita, tapi sudah menjadi takdir dari Allah, sehingga kita tidak ketemu dari Januari kemaren hingga seminggu sebelum penutupan pendaftaran calon oleh KPU, adanya kandidat yang akan maju. Tidak ada calon, tidak ada baliho, tidak ada posko pemenangan. Sampai KPU menambah masa pendaftaran, kalau kalau ada orang Batanghari yang akan maju mengabdikan diri menjadi bupati, agar muncul paslon lain untuk maju, tapi ternyata hanya ada satu paslon yang maju, yaitu Fadhil-Bakhtiar,” ungkap Fadhil Arief.
Fadhil mengungkapkan, ada yang bilang mengapa tidak ada lawan di Pilkada Batanghari.
“Bukan tidak ada lawan tapi kawan galo,” tukasnya.
Fadhil menyebutkan pada saat dilantik menjadi Bupati di periode lalu kondisi jalan di Batanghari 70% rusak, dan pelayanan kesehatan dan pendidikan belum begitu baik. Kondisi itu diperparah dengan adanya covid19 alias Corona.
Akibatnya anggaran APBD hanya bisa dipergunakan satu triliun. Kondisi ini juga diperparah dengan utang pemerintahan yang lalu sebesar 145 miliar yang harus diselesaikan di tahun 2021.
“Tapi atas kerja keras kita bersama, dan atas doa kita semua pada 2022 sampai 2004, sepanjang 251 km jalan yang rusak sudah diperbaiki, tingkat kesehatan dan pendidikan mulai membaik,” papar Fadhil Arief.
Menyikapi pembangunan Batanghari kedepan, Fadhil menyatakan jika Allah masih memberikan kemudahan, dan masyarakat mendoakan, ia yakin dalam rentang tiga tahun ke depan seluruh jalan masuk desa di Kabupaten Batanghari akan mulus kembali.
“Saya yakin, Allah akan memudahkan semua urusan masyarakat Kabupaten Batanghari, karena semua orang baik di Batanghari ini berhimpun untuk mendoakan dan memperjuangkan kemajuan di daerah kita,” harap Fadhil Arief.
Acara dilanjutkan dengan simulasi pencoblosan surat suara nomor urut dua, yang diperagakan oleh beberapa tokoh masyarakat. Setelah doa sebagai penutup acara, band super tangguh pun menghibur ribuan relawan di sore itu, dengan menghadirkan Erpan LIDA dan si cantik Puji, selebgram terkenal di Jambi. Di momen itu pula, duet Fadhil Arief dan istri Zulva Fadhil ternyata menjadi magnet tersendiri bagi warga di lapangan garuda. Sembari bernyanyi, Fadhil dan Zulva tetap melayani warga yang ingin berswafoto dan berjoget bersama.(*)







