SWARAJAMBI, BATANGHARI – Lurah Kristiana menyampaikan rasa bahagianya bisa berpartisipasi dalam kegiatan pawai karnaval yang digelar Pemkab Batanghari, Minggu, 18 Agustus 2024.
Bersama masyarakat serta aparatur Kelurahan Muarabulian, Lurah Kristiana dan 50 anggotanya tersebut menampilkan beragam pakaian adat nusantara dan Kabupaten Batanghari.
“Kami sangat senang bisa mengikuti pawai kemerdekaan itu. Momen penting bagi kami, karena keikutsertaan pertama merayakan kemerdekaan Indonesia yang ke-79 di Kabupaten Batanghari,” ujarnya, Senin (19/8/2024).
Para peserta dari Kelurahan Muarabulian memang tampil memukau dengan mengenakan pakaian adat Batanghari dan berbagai daerah di Indonesia, seperti Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Sulawesi. Penampilan mereka disambut dengan antusias oleh masyarakat yang memadati sepanjang jalan yang dilalui pawai.
Kristiana mengatakan bahwa keikutsertaan Kelurahan Muarabulian dalam pawai kemarin, bertujuan untuk mempromosikan dan melestarikan budaya Kabupaten Batanghari.
“Manfaat lainnya, sebagai sarana edukasi bagi generasi milenial agar mereka bisa langsung melihat adat istiadat yang ada di Batanghari dan nasional umumnya. Intinya, generasi milenial ini harus lebih mencintai kebudayaan Batanghari sejak dari sekarang atau sejak usia muda mereka,” terangnya.
Kristiana juga berharap dapat menjadi motivasi bagi masyarakat Batanghari untuk terus menjaga dan melestarikan budaya di Kabupaten Batanghari.
“Alhamdulillah antusias peserta maupun yang menonton sangat tinggi. Terima kasih kami kepada Pak Bupati Fadhil Arief dan Pak Wabup Bakhtiar, dalam kepemimpinan beliau saat ini, Batanghari sekarang jauh lebih maju,” ujarnya.
Seperti yang disampaikan masyarakat Batanghari, Lurah Kristiana juga mengharapkan pawai kemerdekaan tetap digelar tiap tahun.(*)
Pewarta: Edwardi






