SWARAJAMBI, BATANGHARI – Ketua Bawaslu Batanghari Kaspun Nazir angkat bicara terkait foto dan pemberitaan miring terhadap dirinya. Kaspun mengatakan sebagai penyelenggara pemilu, dirinya netral dan profesional dalam menjalankan tugas.
“Adanya pemberitaan dan foto saya yang dikaitkan ketidaknetralan saya sangat tendensius dan merugikan saya maupun lembaga (Bawaslu) yang saya pimpin. Karena pemberitaan maupun isunya yang disampaikan itu tidak benar, menyebutkan saya ikut serta mendukung salah satu oknum calon legislatif, ” ujar Kaspun kepada swarajambi, Jumat (28/6/2024).
Kaspun kembali mengatakan bahwa dirinya menyatakan hal tersebut bukan untuk membela diri. Melainkan menyampaikan yang sebenarnya sesuai fakta.
“Saya mengkhawatirkan menjadi liar atas pemberitaan itu. Sementara berita itu hoax. Semuanya tidak benar,” tuturnya.
“Saya sesalkan lagi dikaitkan pula dengan pemungutan suara ulang di Kabupaten Batanghari,” imbuhnya.
Kaspun menyampaikan pertemuan yang ada dirinya dalam foto itu. Ia mengatakan saat itu dirinya diundang oleh Ketua KAHMI untuk hadir berdiskusi masalah keorganisasian, pengalaman dalam manajemen organisasi dan perkembangan Jambi
Di dalam forum itu hadir juga anggota Bawaslu Provinsi Jambi.
“Saya lihat ada juga dihadiri anggota Bawaslu Provinsi. Saya melihat forum ini sangat pas. Bahkan saya memberikan masukan dan pencerahan. Bisa saya katakan adalah salah satu sekmen yang tepat karena terkait dengan pengawasan partisipatif. Maka saya hadir bersama rekan-rekan HMI dan juga mahasiswa aktif yang masih kuliah. Karena ini adalah momentum yang pas untuk memberikan edukasi kepada mereka,” terang Kaspun.
Terkait foto yang beredar tersebut, Kaspun bilang, diambil sebelum terjadi masa tahapan pemilihan legislatif. Jadi tidak ada unsur apa pun.
“Karena di situ tidak ada caleg atau peserta pemilu. Saat itu belum tahapan. Dan saat itulah foto itu diambil, ” jelasnya.
“Lagian kita berdiskusi di kesekretariatan HMI bukan sembunyi -sembunyi atau sudah dikondisikan. Pada saat itu kita ramai dalam ruangan itu. Rasanya tidak mungkin kita membicarakan tentang keberpihakan kita kepada seseorang atau partai dalam hal indikasi tidak netralnya kita, ” ujarnya.
Sekali lagi, kata Kaspun foto itu diambil saat ramai karena ada peserta OKP dan mahasiswa.
“Saya menghimbau terkait pemberitaan miring dan foto saya sebagai salah satu penyelenggara di Bawaslu Batanghari itu tidak benar, ” ujarnya.
Kaspun mengatakan pihaknya ditugaskan dan diamanahkan sebagai penyelenggara khusunya pengawasan pemilu dan pilkada serentak tahun ini. “Kami bersifat netral dan Independen. Tidak boleh memihak kemanapun,” ujarnya.
Masih dalam himbauannya, Kaspun mengatakan bila sudah saat penetapan pihaknya tidak boleh berkomunikasi atau bertemu dengan salah satu peserta Pemilu.
“Itu karena kami tidak mau ada indikasi dari manapun. Kami netral dan tidak mengkondisikan seseorang,”pungkasnya.(*)
Pewarta: Edwardi






